KESADARAN BELA NEGARA SEBAGAI LANDASAN SIKAP DAN PERILAKU PEMUDA UNTUK MENJAGA KEUTUHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

KESADARAN BELA NEGARA SEBAGAI LANDASAN SIKAP DAN
PERILAKU PEMUDA UNTUK MENJAGA KEUTUHAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Oleh: Ir. Gabarel Sinaga

 

Membangun Kesadaran Bela negara kepada pemuda
merupakan hal penting yang tidak dapat dilupakan oleh bangsa ini, karena pemuda
merupakan penerus bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari perjalan panjang
bangsa ini. Akan tetapi kesadaran bela negara ini jangan ditafsir hanya
berhubungan dengan angkat senjata melawan militer dari negara luar saja, tetapi
harus lebih luas memandangnya, sehingga dalam implementasinya, pemuda lebih
kreatif menerapkan arti bela negara ini dalam kehidupannya tanpa menghilangkan
hakekat bela negara itu sendiri.

 

Pendidikan Bela Negara yang dilakukan oleh kementrian
pemuda dan olah raga yang bekerjasama dengan Kementrian pendidikan nasional ini
adalah salah satu langkah penting dalam upaya memberikan pemahaman kepada
pemuda hakekat bela Negara.

 

Pemuda & Kesadaran Bela Negara Sebagai Kebutuhan

Menjadi sebuah keharusan bagi pemuda untuk ikut
bertanggung jawab mengemban amanat penting ini, bila pemuda sudah tidak
memiliki kesadaran mengenai bela negara ini, maka ini merupakan bahaya besar
bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mengakibatkan bangsa ini akan
jatuh ke dalam kondisi yang sangat parah bahkan jauh terpuruk dari
bangsa-bangsa yang lain yang telah mempersiapkan diri dari gangguan bangsa lain.

 

Kondisi bangsa kita sekarang, merupakan salah satu
indikator bahwa sebagian pemuda di negeri ini telah mengalami penurunan kesadaran
akan pentingnya bela negara,.Hal ini bias kita lihat dari segelintir persoalan
ini,saya ambil contoh di perkotaan, karena bagian yang sangat cepat dengan
informasi walaupun desa juga tidak bisa dilepakan dari konteks ini, hal ini
bisa kita lihat semakin minimnya pemuda di perkotaan yang menghormati
nilai-nilai budaya bangsa sendiri dan lebih bangga dengan budaya atau simbol-simbol
bangsa lain, semakin banyaknya pemuda yang melakukan perilaku menyimpang dan
penggunaan NARKOBA, dan kondisi ini diperparah dengan minimnya kesadaran sosial
dan perhatian kepada sesama yang ditunjukkan dengan semakin individualisnya
pemuda itu sendiri di tengah-tengah masyarakat, penguasaan IPTEK yang terbatas.

 

Mari kita lihat satu pe rsatu dari segelintir
persoalan yang telah saya sebutkan diatas, saya katakana segelintir, karena
masih banyak lagi persoalan yang menimpa pemuda kita saat ini, yang sangat
rentan merusak bangsa ini ke depan.

 

Budaya yang dilakoni kebanyakan pemuda di perkotaan
merupakan salah satu indikasi betapa kuatnya budaya asing merubah budaya kita
dalam kehidupan pemuda lewat arus besar globalisasi. Pemuda kita tidak lagi
bangga dengan kekayaan budaya yang dimilikinya, seolah-olah, segala sesuatu
yang datangnya dari luar merupakan sesuatu yang paling baik, berupa bahasa,
bertutur dan berpikir,tanpa melakukan penyaringan lebih dahulu. Kecenderungan
pemuda menyebutnya dengan trend saat ini, padahal tidak kita disadari,
ini merupakan bahaya laten yang akan merusak generasi kita (pemuda). Hal ini
menandakan lemahnya kesadaran pemuda kita mempertahankan kekayaan nilai bangsa yang
kita miliki.

 

Perilaku menyimpang lainnya, seperti free sex
dan penggunaan NARKOBA oleh pemuda juga merupakan salah satu lemahnya pemuda
dalam menyadari apa yang dilakukan dan dampaknya ke depan. Hampir setiap hari
kita mendengar, membaca dan menonton di media cetak dan elektronik bahwa selalu
saja ada pemuda yang diringkus oleh aparat keamanan akibat perilaku diatas,
bila hal ini terus menerus berlanjut dan tidak diantisipasi maka ketahanan
negara ini ke depan sudah pasti terganggu.

 

Hal lain yang dapat mengganggu kesadaran bela negara
di tingkat pemuda yang perlu di cermati secara seksama adalah semakin tipisnya
kesadaran dan kepekaan sosial di tingkat pemuda, padahal banyak
persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan peranan pemuda untuk membantu
memediasi masyarakat agar keluar dari himpitan masalah, baik itu masalah
sosial, ekonomi dan politik, karena dengan terbantunya masyarakat dari semua
lapisan keluar dari himpitan persoalan, maka bangsa ini tentunya menjadi bangsa
yang kuat dan tidak dapat di intervensi oleh negara apapun, karena masyarakat
itu sendiri yng harus disejahterakan dan jangan sampai mengalami penderitaan.
disitu pemuda telah melakukan langkah konkrit dalam melakukan bela negara. Akan
tetapi, kondisi itu nampaknya masih jauh dari apa yang diharapkan dari pemuda
itu sesungguhnya, kebanyakan pemuda saat ini lebih cenderung untuk bersikap
individualis atau mementingkan diri sendiri tanpa mau tahu persoalan di
sekitarnya.

 

Penguasan IPTEK yang tidak merata bagi pemuda juga
merupakan salah satu tantangan bagi kita, mau tidak mau segala sesuatu dalam
hal penguasan informasi, jika pemuda kita tidak memiliki kompetensi dibidang
ini, maka kita akan terus tertinggal dan digilas zaman sehingga dominasi negara
luar semakin kuat menguasai negara kita.

 

Pengaruh Pemuda Dalam Menjaga NKRI

Diawal tulisan ini telah disinggung, bahwa pemuda
tidak dapat dilupakan dan dihilangkan dari perjalanan panjang bangsa ini. Sumpah
pemuda sebagaimana telah diikrarkan oleh pendahulu kita pada tanggal 28 oktober
1928, merupakan salah satu bukti betapa peranan pemuda itu sangat vital dalam
mempersatukan pemuda dan bangsa ini dan yang lahir dari pikiran-pikiran kaum
muda adalah juga suatu peristiwa sejarah, peristiwa yang merupakan klimaks dari
pencarian identitas baru yang telah bermula sejak awal abad ini dan manifestasi
dari puncak peranan pemuda sebagai aktor sejarah yang sadar.

 

Fenomena-fenomena yang saya singgung diatas merupakan
tantangan bagi kita dan akan cenderung menjadi pemecah bila tidak segera
diatasi, dicari jalan keluarnya. Kondisi pemuda yang seperti itu juga akan
menjadikan pemuda kita menjadi pemuda yang kehilangan identitas dan krakter
yang berdampak pada hilangnya perekat di masyarakat yaitu pemuda itu sendiri.

 

Pemuda harus mengambil posisi terdepan dalam
mengatasi persoalan-persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, dan terdepan
pula menyuarakan kritik yang membangun, kepada pemerintah dalam rangka menjaga
keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena ini merupakan harga
mati yang tidak dapat ditawar-tawar, untuk menahan laju pengaruh asing yang mau
menjajah atau membelenggu kita sehingga berdampak pada perpecahan ditengah
masyarakat.

 

Apa yang harus dilakukan Pemuda?

Dengan melihat sekelumit persoalan yang sedang
dialami oleh pemuda saat ini, tidak ada kata lain bahwa pemuda harus
mempersiapkan diri dalam segala hal yang serta merta juga harus membangun kesadaran
bahwa dengan mampu menjaga citra pemuda sudah merupakan bagian dari menjaga
negara ini dari keterpurukan an tentunya memperkuat identitas kita.

 

Hal penting yang tidak bisa dlupakan oleh pemuda
adalah bahwa Pancasila telah merumuskan semua pengalaman, pandangan hidup dan
harapn bangsa. Tugas pemudalah untuk tetap menjaga Pancasila dan menjalankan
amanat yang terkandung didalamnya. Tentunya,bagaimana menjalankan yang
diamanatkan oleh Pancasila tersebut tidakalah hanya mengetahui saja dan
menghafalnya, akan tetapi mengimplementasikannya dalam kehidupan kita sehinga
menjadi Pancasila yang hidup. Tidak ada lagi kata lain, bahwa untuk
menghidupkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini, pemuda
harus turun ke tengah masyarakat membantu menyelesaikan persolan-persoalan yang
ada karena disana banyak persolan yang membutuhkan pemuda. Pemuda harus
terdepan menyatakan penghormatan terhadap kemajemukan di negeri ini, terdepan
dalam menghormati toleransi, dan banyak hal lagi yang dilakukan pemuda dalam
mengimplementasikan Pancasila, tentunya dengan kekreatifan kita sebagai pemuda
dan yang tanggap dengan situasi riil yang ada disekitar kita.

 

 

Kesimpulan

Salah satu hal penting yang harus disadari pemuda adalah
bahwa pemuda tidak dapat melepaskan diri dari tanggung jawab atas problematika
bangsa yang dihadapi saat ini.

 

Pemuda harus berperan serta dan berada dalam garis
terdepan, dalam melakukan perubahan, hanya dengan demikianlah pemuda menjaga keutuhan
bangsa ini, mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang lebih besar,
untuk mengantisipasi terjadinya penjajahan gaya baru disegala aspek, atas
derasnya arus globalisasi yang tak terbendung juga merupakan salah satu menjaga
negara ini.

 

Hal lain yang tak kalah pentingnya, pemuda harus
memiliki kepekaan sosial dan memiliki tanggung jawab atas kondisi masyarakat
saat ini, maka harus turut serta mencari solusinya.

 

Dengan membangun kesadaran itulah, maka pemuda telah
melakukan salah satu dari sekian banyak aspek untuk menjaga keutuhan Negara ini
yaitu Negara Kesatuan Republik

Indonesia

.

Leave a Reply